Pangan Murah untuk Ringankan Beban Masyarakat Jalani Puasa dan Idul Fitri

Pangan Murah
Asisten Administrasi Umum Setda Lamandau, Friaraiyatini saat menyerahkan beras kepada masyarakat. Foto: Han/KO

NANGA BULIK – Bupati Lamandau, Risky Aditya Putra melalui Asisten Administrasi Umum Setda Lamandau, Friaraiyatini mengatakan, pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijamin.

Hal ini disampaikannya pada pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri 1447 H/2026 M, kemarin.

“Seluruh elemen masyarakat, diajak untuk terus menjaga stabilitas ekonomi daerah dan memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan bersama,” katanya.

Kegiatan tersebut, juga digelar sebagai langkah konkret pengendalian inflasi daerah sekaligus menjaga daya beli masyarakat, khususnya keluarga prasejahtera.

Asisten Administrasi Umum Setda Lamandau, Friaraiyatini dalam sambutan bupati tegaskan, bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijamin ketersediaan dan keterjangkauannya.

“Pemerintah berkewajiban menjamin ketersediaan, keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman serta bergizi,” ucapnya.

Disebutkan, menjelang hari besar keagamaan, permintaan bahan pangan strategis biasanya meningkat dan berpotensi memicu kenaikan harga. Karena itu, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi Pemkab Lamandau dalam menjaga stabilitas harga di pasaran.

Dalam kegiatan ini, pemerintah menyediakan tujuh komoditas strategis dengan harga subsidi antara 5 hingga 35 persen dari Harga Eceran Tertinggi (HET) pasar Kabupaten Lamandau. Komoditas tersebut meliputi beras premium, telur ayam, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih dan cabai.

Upaya ini dilakukan melalui kerja sama dengan distributor serta pelaku usaha lokal guna memastikan rantai pasok tetap lancar menjelang Lebaran.

Selain menjaga stabilitas harga, program ini juga disebut sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendorong stabilitas ekonomi lokal.

“Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar menjual bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah dan memperkuat daya beli masyarakat,” tuturnya.

Pemkab Lamandau berharap, kegiatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga menjelang Idul Fitri. (han/abe)