Sengketa PT Asmin Memanas, SKY Usul Penangguhan RKAB ke Kementerian ESDM

rkab
Anggota DPR RI Sigit K Yunianto bertemu dengan Tono Priyanto salah seorang warga yang bersengketa dengan PT Asmin Bara Baronang, Rabu (4/3/2025). Foto: Ist

PALANGKA RAYA – Sengketa lahan antara warga dan PT Asmin Bara Baronang semakin memanas. Salah satu warga yang mengklaim kepemilikan lahan, Tono Priyanto, telah ditahan. Konflik tersebut juga memicu insiden luka bacok terhadap aparat dan luka tembak dari pihak warga saat aksi berlangsung.

Anggota DPR RI dapil Kalimantan Tengah, Sigit K Yunianto (SKY), menyatakan bahwa Komisi XII DPR RI akan segera mengagendakan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait.

“Kita akan agendakan RDP dengan pihak yang terkait,” ucapnya, Rabu (4/3/2026).

Selain itu, SKY juga menegaskan akan mengusulkan penangguhan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tersebut kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

“Kita akan usulkan kepada Kementerian ESDM untuk ditahan sementara RKAB PT Asmin Bara Baronang,” tegasnya.

Terkait insiden yang menimbulkan korban luka bacok dan luka tembak, SKY menyerukan semua pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh suasana. Ia menekankan bahwa masyarakat Kalimantan Tengah bukan musuh perusahaan maupun aparat penegak hukum.

“Masyarakat Kalteng bukan musuh dan bukan anti perusahaan. Mereka hanya meminta keadilan. Seharusnya diajak berdialog, musyawarah untuk mufakat, sekaligus menghindari jatuhnya korban baik dari pihak pengunjuk rasa maupun aparat,” tambahnya.

SKY juga meminta Polres Kapuas segera mengusut kejadian tersebut secara profesional dan transparan, serta memastikan penyelesaian dilakukan tanpa kekerasan.

Sebagai wakil rakyat, ia mengaku telah bertemu langsung dengan Tono Priyanto. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bentuk kepedulian agar ke depan tidak ada lagi masyarakat Kalimantan Tengah yang menjadi korban dalam konflik dengan perusahaan.

Diketahui, insiden terjadi pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Hauling Sekmen 3 PT Asmin Bara Baronang, Desa Barunang. Dalam kejadian itu, tiga aparat kepolisian mengalami luka bacok, sementara dari pihak warga dilaporkan terdapat korban luka tembak.

Situasi di lokasi saat ini masih dalam pengawasan aparat keamanan, sembari menunggu langkah lanjutan dari para pihak terkait. (cen)