KUALA KURUN – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Cici Susilawati, mendorong agar pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dilaksanakan oleh Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM (Distrasnakerkop-UKM) Kabupaten Gumas dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan menyusul adanya pelatihan pengelolaan makanan tradisional khas Dayak serta pembuatan keripik pisang yang telah diikuti para pelaku UMKM beberapa waktu lalu. Menurutnya, pelatihan semacam itu harus terus dilanjutkan agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal.
“Kita berharap Distrasnakerkop-UKM Kabupaten Gumas agar kiranya selalu berkelanjutan melakukan pelatihan kepada masyarakat, khususnya bagi para pelaku UMKM yang ada di daerah kita ini,” kata Cici Susilawati saat dikonfirmasi, belum lama ini.
Politikus Partai Demokrat ini menilai, UMKM memiliki peran strategis dalam mengembangkan kuliner khas daerah yang menjadi identitas sekaligus potensi ekonomi lokal. Dengan adanya pelatihan berkelanjutan, para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, kemasan, hingga daya saing pasar.
“Makanan ciri khas Gumas ini kami harapkan bisa dikenal lebih luas, mulai dari tingkat daerah, provinsi, hingga skala nasional. Mudah-mudahan pelatihan semacam ini benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Distrasnakerkop-UKM Kabupaten Gumas, Sudin, menjelaskan bahwa pelatihan yang dilaksanakan tersebut merupakan angkatan pertama bagi pelaku UMKM di Kabupaten Gumas dan dipusatkan di wilayah Kecamatan Kurun.
Ia memastikan program pelatihan akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan menyasar pelaku UMKM di sejumlah kecamatan lainnya.
“Pelatihan ini kita mulai dari Kurun karena untuk menunjang desa wisata di Desa Hurung Bunut. Sekitar 50 persen peserta berasal dari masyarakat setempat, agar nantinya bisa menjual makanan tradisional di shelter taman kota,” jelas Sudin.
Melalui pelatihan yang berkesinambungan, pemerintah daerah berharap UMKM di Kabupaten Gumas mampu berkembang lebih mandiri, kreatif, serta menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal. (nya/cen)



