MARTAPURA — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) berhasil mengawal keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Momen 5 Rajab 1447 Hijriah di kawasan Sekumpul, Martapura. Seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung aman, lancar, dan khidmat hingga puncak acara pada 28 Desember 2025, sore hingga malam hari.
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian yang bersumber dari data provider telekomunikasi, jumlah jemaah yang hadir diperkirakan mencapai sekitar 4,9 juta orang dari berbagai daerah. Tingginya antusiasme masyarakat menjadikan Momen 5 Rajab sebagai agenda keagamaan berskala besar yang memerlukan kesiapsiagaan infrastruktur kelistrikan secara optimal.
Sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan listrik andal pada momen keagamaan tersebut, PLN UID Kalselteng menurunkan sedikitnya 453 personel yang disiagakan di 13 posko siaga di sekitar kawasan Sekumpul dan wilayah penyangga. Untuk memperkuat keandalan sistem, PLN juga menyiapkan 1 unit Distribution Control Center (DCC) Mobile, 8 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) serta 15 unit Unit Gardu Bergerak (UGB) sebagai langkah mitigasi dan antisipasi terhadap potensi gangguan kelistrikan, khususnya pada saat puncak kegiatan.
Selain itu, PLN UID Kalselteng juga menerjunkan 9 unit Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang tersebar di 8 posko siaga. Kehadiran SPLU tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan kelistrikan masyarakat serta berbagai peralatan pendukung selama kegiatan berlangsung, sehingga pelayanan kelistrikan tetap terjaga secara optimal di lapangan.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan bahwa kehadiran PLN dalam pengamanan kelistrikan Momen 5 Rajab merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat.
“Momen 5 Rajab di Sekumpul merupakan event keagamaan yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat. PLN hadir dengan kesiapsiagaan penuh untuk menjaga keandalan listrik, agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar dan penuh keberkahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pengamanan kelistrikan ini juga merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang solid antara PLN UID Kalselteng dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga tim relawan Sekumpul. Koordinasi yang intens dan dukungan seluruh pemangku kepentingan memungkinkan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dan ditangani dengan cepat.
PLN UID Kalselteng memastikan pengamanan pasokan listrik difokuskan pada titik-titik vital, meliputi area utama kegiatan, penerangan jalan umum, posko layanan, serta fasilitas pendukung lainnya. Melalui kesiapsiagaan personel, peralatan, dan kolaborasi lintas pihak, PLN berkomitmen untuk terus hadir mendukung kelancaran kegiatan keagamaan masyarakat dengan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan. (adv)



