PLN Kalselteng Perkuat Penghijauan di Tahura Sultan Adam pada Hari Menanam Pohon Indonesia

pln
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra, S.Hut., M.P., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya kepada PLN yang telah melakukan upaya penghijauan secara berkelanjutan dan konsisten dari tahun ke tahun. Foto: Ist

BANJARBARU — Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah bersama PLN Group kembali menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui penanaman 2.500 pohon di kawasan wisata Bukit Batu, Tahura Sultan Adam, Kabupaten Banjar. Inisiatif ini merupakan hasil sinergi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan sebagai langkah memperkuat konservasi dan meningkatkan ketahanan lingkungan.

Mengusung semangat Roots of Energy, kegiatan ini menjadi wujud komitmen PLN dalam menjaga keberlanjutan alam melalui konservasi keanekaragaman hayati. Melalui program ini, PLN memperluas dampak positifnya dengan menghadirkan ruang tumbuh bagi ekosistem yang lebih sehat dan kuat di wilayah Kalsel.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra, S.Hut., M.P., yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, upaya penghijauan yang dilakukan PLN bukan hanya simbolis saat momentum Hari Menanam Pohon Indonesia, tetapi telah menjadi komitmen berkelanjutan yang konsisten dari tahun ke tahun.

“PLN menjadi salah satu perusahaan yang sangat konsisten dalam pemulihan lingkungan. Dukungan ini selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam menurunkan emisi gas rumah kaca,” sebutnya.

Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan melalui pemeliharaan dan perawatan pohon yang ditanam agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pohon yang kita tanam ini penting untuk menyelamatkan ekosistem. Kita berharap kolaborasi ini terus berkelanjutan di masa yang akan datang,” tambahnya.

Mewakili General Manager PLN UID Kalselteng, Senior Manager Distribusi, Roberth Rumsaur, menyampaikan bahwa pohon memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Menurutnya, penghijauan bukan hanya kegiatan menanam, tetapi investasi jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat.

“Dari pohon kita bisa mendapatkan udara yang bersih, segar, sehat, menjaga tutupan lahan, serta melindungi lingkungan dari ancaman perubahan iklim,” ucap Roberth.

Pada area seluas tiga hektare yang disediakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, terdapat tiga jenis tanaman yang ditanam, yaitu ketapang kencana, eukaliptus (kayu putih), dan bintaro. Ketiga jenis ini dipilih karena memiliki daya adaptasi yang baik serta mendukung restorasi ekologi jangka panjang di kawasan Tahura Sultan Adam.

Roberth juga menyampaikan apresiasi kepada PLN Group yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk dukungan dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan serta Pemerintah Kabupaten Banjar. Kolaborasi lintas pihak seperti ini dinilainya menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

“PLN sangat berterima kasih dan mengapresiasi para pemangku kepentingan yang memiliki langkah yang sama untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menjaga lingkungan,” tegasnya.

Kegiatan penanaman pohon ini diharapkan mampu memperkaya tutupan hijau Tahura Sultan Adam serta mendorong lebih banyak pihak terlibat dalam aksi pelestarian lingkungan. Semangat kolaborasi ini diyakini dapat menghadirkan ruang hidup yang lebih sehat bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan alam untuk generasi mendatang. (adv)

BACA JUGA : PLN UID Kalselteng Perkuat Edukasi Keselamatan, Sosialisasi Penggunaan Listrik Aman dan Produktif di Sekolah Kejuruan