fbpx

Kakek 70 Tahun jadi Korban Keganasan Buaya Sungai Mentaya

Kakek 70 Tahun jadi Korban Keganasan Buaya Sungai Mentaya
PERAWATAN: Korban sambaran buaya saat mendapat pertolongan, Senin (31/5/2021). (FOTO: IST).

SAMPIT – Seorang kakek berusia 70 tahun di Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi korban keganasan buaya Sungai Mentaya.

Kakek bernama Salman Utuh (70) tersebut, menjadi korban gigitan buaya yang mengenai paha kiri bagian belakang korban.

Informasi dihimpun, korban diserang buaya pada Senin (30/5/2021), sekitar pukul 19.10 WIB. Bermula saat korban hendak mengambil air wudhu di tepian Sungai Mentaya desa setempat.

Saat korban asyik mengambil air dengan tangannya, tanpa diduga dari balik lanting, buaya langsung menyambar paha kiri korban dan berusaha menariknya ke dalam air. Dengan sekuat tenaga, korban berusaha melawan, hingga gigitan reftil ganas tersebut terlepas.

Dikonfirmasi, Komandan BKSDA Pos Sampit, Muriansyah, mengatakan, jika dilihat dari bekas gigitannya, buaya yang menyerang tersebut, jenis buaya muara.

“Korban selamat dan sudah mendapat pertolongan medis, kaki korban medapat 27 jahitan,” kata Muriansyah, Selasa (1/6/2021).

BERITA TERKAIT: Dari Seruyan, ABG Putri Dibawa Kabur ke Kaltim dan Disetubuhi

Lanjutnya, selain memberikan bantuan kepada korban, pihakmlnya juga langsung memberikan pengarahan atau imbauan pada korban dan warga sekitar lokasi serangan agar tidak sampai menjadi korban selanjutnya.

“Intinya, jangan memelihara ternak di tepi atau di atas sungai, jangan membuang bangkai binatang dan sampah rumah tangga ke sungai. Selain berhati-hati saat beraktivitas di sungai, kita juga menyarankan agar warga memasang jaring pengaman di belakang rumah, khususnya pada warga yg tinggal persis di tepi sungai,” pungkasnya.(wij/bud)

DMCA.com Protection Status