fbpx

Istri Ditemukan Tewas, Suami Masih dalam Pencarian

Istri Ditemukan Tewas, Suami Masih Dalam Pencarian
EVAKUASI: Tim gabungan mengevakuasi jasad Ramlah yang ditemukan tewas dalam insiden perahu karam, Selasa (18/5/2021). (FOTO: IST).

PALANGKA RAYA – Satu korban perahu karam di DAS Kapuas ditemukan tewas dan satu lainnya masih dalam pencarian, Selasa (18/5/2021).

Korban yang ditemukan tewas, yaitu Ramlah (61) oleh tim pencarian gabungan yang dilakukan sejak Senin (17/5/2021). Sementara itu, satu korban lainnya bernama Salih (69) suami korban masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Muhamad Hariyadi, S.Sos menjekaskan, jasad korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi perahu karam. Saat ditemukan, korban bernama Ramlah sudah dalam keadaan meninggal.

“Satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia” jelas Hariyadi.

Dikatakannya, tim gabungan masih melakukan pencarian satu korban lainnya bernama Salih. Untuk pencarian sendiri, melibatkan tim gabungan dari Rescuer KPP Palangka Raya, Satpolair Polres Kapuas, Polsek Kapuas Hilir, BPBD, Tagana, BPK Tirta Bornoe, BPK SB Kapuas dan keluarga serta warga setempat.

“Untuk satu korban lainnya masih dilakukan pencarian” pungkasnya.

BACA JUGA: Perahu Karam, Pasutri Tenggelam di DAS Sungai Kapuas

Peristiwa perahu karam tersebut, terjadi di DAS Sungai Kapuas Murung, tepatnya di dekat Handel Ribut, Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas,Kalteng. Dalam kejadian ini, dua orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara dua lainnya sempat dinyatakan hilang hingga satu korban ditemukan meninggal dunia.

Untuk dua orang yang sempat dinyatakan hilang dalam kejadian tersebut, yakni pasangan suami istri (Pasutri) Saleh dan Ramlah. Sedangkan, dua orang yang ditemukan dalam kondisi selamat yaitu atas nama Rusli dan Arif.

Peristiwa berawal dari para korban yang baru pulang bertani dan menyeberangi sungai dari Handel Satia, Kecamatan Selat menuju Handel Rimbut, Kecamatan Kapuas Hilir.

Saat akan menyeberangi sungai, secara tiba-tiba tiupan angin sangat kencang. Akibatnya, perahu yang bermuatan empat orang tersebut terbalik dan tenggelam di sungai. (bud)

DMCA.com Protection Status